Sunday, May 27, 2018

Foto 490. Infanterie-Division

Generalmajor Hermann-Heinrich Behrend (Kommandeur 490. Infanterie-Division), dengan diiringi oleh Lieutenant W.B. Walker dari 2nd Infantry Division Kanada, berjalan menuju lokasi perundingan penyerahan pasukan Wehrmacht di Oldenburg, Jerman, hari senin tanggal 7 Mei 1945. Pihak Kanada dengan sengaja mengirimkan perwira yang hanya berpangkat letnan untuk mengurus penyerahan diri seorang jenderal Jerman demi menunjukkan superioritas mereka sebagai pihak pemenang perang! Disini Behrend sendiri mengenakan seragam Oberst, karena dia baru dipromosikan menjadi Generalmajor hanya beberapa minggu sebelumnya (tepatnya tanggal 17 April 1945), dan kemungkinan situasi akhir perang yang kacau balau membuat pengiriman insignia jenderalnya tidak datang tepat pada waktunya. Bangunan di latar belakang adalah Oldenburgisches Staatsministerium yang berfungsi sebagai gedung dewan lokal. Sebagai fotografernya adalah Barney J. Gloster


Sumber :

Monday, April 2, 2018

Update! DVD Film Axis Terbaru (April 2018)

CARA PEMBELIAN :

Isi formulir di bawah ini :

Nama lengkap : 
Alamat lengkap :
Judul yang dipesan :

Kirimkan melalui SMS/WA ke 0856-2007755, atau bisa juga melalui email ke alifrafikkhan@gmail.com.

Untuk pembayaran ke BCA 3770149389 atau MANDIRI 9000003384550 a/n ALIF RAFIK KHAN

Keterangan :
  • Film dalam format DVD (bisa diputar di player atau komputer)
  • Film dikemas dalam box, lengkap dengan cover dan label
  • Rata-rata 1 DVD untuk 1 judul film (kecuali ada keterangan tambahan)
  • Rata-rata merupakan copy dari ORI, jadi kualitas gambar terjamin
  • Harga Rp 30.000/DVD. Pembelian 6 DVD ke atas diskon Rp 5.000 jadi Rp 25.000/DVD
  • Harga dihitung per-DVD bukan per-judul. Contoh: bila ada satu judul terdiri dari 2 DVD, maka harganya adalah untuk 2 DVD
  • Minimal pembelian: 2 DVD (Jawa) dan 4 DVD (luar Jawa)
  • Harga SUDAH TERMASUK ongkir, jadi tidak ada tambahan biaya macam-macam
  • Untuk jasa ekspedisi rata-rata menggunakan JNE OKE/REG (Jawa) dan PT. POS (luar Jawa)
  • Setiap DVD yang dikirimkan akan dicek terlebih dahulu untuk mengetahui kualitasnya
  • Bila kerusakan akibat kesalahan ekspedisi, maka di luar tanggung jawab pengirim. Tapi bila kerusakan akibat kesalahan pengirim, maka DVD bisa diretur untuk diganti dengan yang baru (judul sama)
  • Terakhir: bila ada yang ragu-ragu takut ini penipuan atau yang lainnya, maka silakan dilihat bahwa blog ini telah eksis dari tahun 2008, dan sejak itu pula saya berkecimpung di bidang ini. Nomor HP saya tidak pernah ganti, begitu juga dengan nomor rekening.
---------------------------------------------------------------------

Untuk daftar lengkap film Axis (Jepang, Italia dll.) bisa dilihat DISINI


AWAY ALL BOATS (1956)
Kisah tentang kru USS 'Belinda', sebuah kapal transport penyerang yang dikomandani oleh kapten Hawks dan MacDougall. Mereka mempunyai misi untuk mendaratkan tentara Amerika di pantai Okinawa yang merupakan wilayah Jepang dan dipertahankan dengan mati-matian. Teks Indonesia, 1 DVD.


BATTLE UNDER ORION / LAST OPERATION UNDER THE ORION (2009)
Kapten Takayuki Koramoto bertugas memimpin sebuah kapal selam Jepang, yang sebagian besar berisikan awak yang masih muda, untuk bertempur dengan kapal perusak Amerika di lepas pantai Okinawa. Dipaksa oleh kesulitan luar biasa dalam pertempuran, Kapten membuat sebuah keputusan dilematis yang harus diambil. Apakah itu? Teks Indonesia, 1 DVD.


EMPEROR (2012)
Setelah Jepang menyerah pada akhir Perang Dunia II, Panglima Amerika Jenderal Douglas MacArthur dan seorang ahli Jepang terkemuka, Jenderal Bonner Fellers, dituntut untuk mencapai keputusan yang penting secara historis berkaitan dengan negara musuh yang baru diduduki dan pemimpinnya, Kaisar Hirohito. Teks Indonesia, 1 DVD.


MACARTHUR (1977)
Kisah tentang Jenderal Angkatan Darat Douglas MacArthur, Panglima Tertinggi pasukan Sekutu di Pasifik selama Perang Dunia II serta Komandan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Perang Korea. Kisah dalam film ini dimulai pada tahun 1942 saat Filipina jatuh ke tangan Jepang, dan berlanjut sampai dengan Perang Korea 10 tahun kemudian. Teks Indonesia, 1 DVD.


MANILA OPEN CITY : AMERICAN TASK FORCE (1968)
Fase akhir Perang Dunia II di Filipina: pasukan Jepang menderita kekalahan dimana-mana, dan melampiaskan rasa frustasi mereka pada rakyat sipil yang tak berdosa. Pertempuran habis-habisan di jantung kota Manila menjadi penentu apakah pihak Jepang akan benar-benar terusir ataukah malah bangkit kembali. 1 DVD audio Inggris tanpa teks


THE FALCON FIGHTERS (1969)
Kepala instruktur penerbangan Kato Tateo dari Korps Udara Angkatan Darat Kekaisaran Jepang bertugas melatih para sukarelawan baru untuk menjadi pilot tempur generasi berikutnya dalam peperangan melawan Sekutu di Pasifik. Seiring dengan semakin berlarut-larutnya perang, Kato kini menghadapi kenyataan harus melawan barisan musuh baru yang lebih mematikan, yang menerbangkan pesawat tempur modern yang lebih canggih. Pantang mundur, dia memegang prinsip “Bertempur sampai mati”. Teks Indonesia, 1 DVD.


THE GREAT RAID (2005)
Berdasarkan kisah nyata, bersetting di Filipina pada tahun 1945 menjelang akhir Perang Dunia II. Mengisahkan tentang salah satu misi militer paling berani dalam sejarah, dimana Batalion Ranger ke-6 Amerika melakukan misi penyelamatan sejauh 30 mil di belakang garis musuh, demi untuk membebaskan lebih dari 500 tentara Amerika yang ditawan oleh Jepang di Kabanatuan. Teks Indonesia, 1 DVD.


USS INDIANAPOLIS: MEN OF COURAGE (2016)
Kisah nyata nan mengerikan dari awak kapal USS Indianapolis yang ditenggelamkan oleh Jepang di Laut Filipina, tak lama setelah mereka menyerahkan senjata atom yang pada akhirnya akan mengakhiri Perang Dunia ke II. Dikala menunggu penyelamatan - yang seakan tak kunjung datang - mereka mengalami haus yang ekstrem, lapar, serta serangan hiu tanpa henti. Teks Indonesia, 1 DVD.


YAMATO (2005)
Kisah tentang kapal perang terbesar, terberat dan terkuat yang pernah dibangun oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Ironisnya, kapal yang digadang-gadang menjadi penghambat utama kekuatan laut Sekutu ini menemui akhir yang tragis hanya berselang beberapa lama setelah kemunculannya, layaknya Titanic ala Perang Dunia II! Teks Indonesia, 1 DVD.


YESTERDAY’S ENEMY (1956)
Dalam invasi pasukan Jepang ke Birma, Angkatan Darat Inggris yang dipimpin oleh kapten tegas tapi brutal Alan Langford mengalami kekalahan dari musuhnya. Mereka dipaksa untuk meninggalkan markas dan meloloskan diri dari kejaran tentara Jepang melalui hutan menuju jalur pertahanan Inggris. Berhasilkah usaha mereka? Teks Indonesia, 1 DVD.

Monday, March 26, 2018

Foto Uni Soviet di Masa Pendudukan Jerman (1941-1944)

Unternehmen Barbarossa, musim panas tahun 1941: di banyak wilayah pedesaan di Ukraina - terutama di Distrik Galizia yang berada di bawah kendali Generalgouvernement - pasukan Jerman yang datang disambut sebagai pembebas dari tirani Soviet. Pada tanggal 14 Juli 1941, diktator Komunis Joseph Stalin menyerukan pada setiap warga sipil di Uni Soviet untuk berpartisipasi dalam operasi gerilya di garis belakang demi menghambat gerak maju tentara Wehrmacht yang seakan tak tertahankan. Kenyataannya, banyak penduduk di Ukraina yang lebih memilih untuk menjadi kolaborator Jerman karena kebencian mereka yang begitu besar pada Stalin dan kroni-kroninya. Mereka berbondong-bondong mendaftar menjadi milisi yang membantu sang pendatang baru dalam mengatur wilayah pendudukan


Sumber :
Buku "The Onslaught; The German Drive to Stalingrad Documented in 150 Unpublished Colour Photographs" karya Max Hastings

Sunday, March 25, 2018

SS-Oberstgruppenführer Paul "Papa" Hausser (1880-1972), Bapak Waffen-SS


Album foto Paul Hausser bisa dilihat DISINI

Oleh : Alif Rafik Khan

Nama lengkap: Paul Hausser
Panggilan/julukan: Papa
Lahir: 7 Oktober 1880 di Brandenburg an der Havel, Brandenburg (Jerman)
Meninggal: 21 Desember 1972 di Ludwigsburg, Baden-Württemberg (Jerman)
Nomor keanggotaan NSDAP: 4 158 779 (1 Mei 1937)
Nomor keanggotaan SS: 239 795 (15 November 1934)
Gelar akademis: Tidak ada
Agama: Kristen Protestan sampai tahun 1940, lalu mendeklarasikan diri sebagai “gottgläubig”
Anggota keluarga: Lahir dari pasangan Major Kurt Hausser dan Anna Otto. Menikah dengan Elisabeth Gérard (18 Juli 1891 - 16 Oktober 1978) pada tanggal 9 November 1912. Pasangan ini dikaruniai satu anak perempuan bernama Frieda Hausser yang lahir pada tanggal 28 Desember 1913
Ciri fisik: Tinggi 178cm

Beförderungen (Promosi):
00.00.1892 Kadett
20.03.1899 Leutnant (mit Patent vom 20.03.1899)
19.08.1909 Oberleutnant (mit Patent vom 19.08.1909)
01.10.1913 Hauptmann im Generalstab (mit Patent vom 01.10.1913)
22.03.1918 Major (mit Patent vom 22.03.1918; 01.02.1922: RDA vom 22.03.1918)
01.04.1923 Oberstleutnant (mit RDA vom 15.11.1922)
01.11.1927 Oberst (mit RDA vom 01.07.1927)
01.02.1931 Generalmajor (mit RDA vom 01.02.1934)
31.01.1932 Charakter als Generalleutnant
01.11.1933 Landesfuhrer der SA-Reserve I
01.03.1934 SA-Standartenführer
15.11.1934 SS-Standartenführer (mit Patent vom 01.11.1934)
01.07.1935 SS-Oberführer
22.05.1936 SS-Brigadeführer
01.06.1939 SS-Gruppenführer
19.11.1939 Generalleutnant der Waffen-SS
01.10.1941 SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS
01.08.1944 SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Waffen-SS

Karriere (Karir):
00.00.1887 - 00.00.1890 Murid Volksschule und Gymnasium di Brandenburg an der Havel
00.00.1890 - 00.00.1892 Pindah sekolah ke Realgymnasium di Stettin
00.00.1892 - 00.00.1896 Menjalani pendidikan militer di Kadettenvoranstalt Köslin / Pommern
00.00.1896 - 00.00.1899 Pendidikan militer lanjutan di Kadettenhauptanstalt Berlin-Lichterfelde
20.03.1899 - 01.10.1903 Ditempatkan di 7. Westpreußische Infanterie-Regiment Nr. 155
01.10.1903 - 01.10.1908 Adjutant II.Bataillon / 7. Westpreußische Infanterie-Regiment Nr. 155
01.10.1908 - 21.07.1911 Pendidikan lanjutan di Kriegsakademie Berlin
00.00.1909 - 00.00.1912 Luftbeobachter di Kaiserliche Marine
22.03.1912 - 22.03.1914 Ditugaskan di Großen Generalstab
22.03.1914 - 01.08.1914 Stabsoffizier topographische Abteilung Großen Generalstab
01.08.1914 - 00.00.1914 Stabsoffizier Kronprinz Rupprecht von Bayern
00.00.1914 - 00.00.191_ Ib Quartiermeister VI. Armeekorps
00.00.191_ - 00.10.1916 Stabsoffizier Füsilier-Regiment Generalfeldmarschall Graf Moltke Nr.38
00.10.1916 - 00.01.1918 Ia Erster Generalstabsoffizier 109. Infanterie-Division
00.03.1918 - 00.00.1918 Ia Erster Generalstabsoffizier Generalkommando z.b.V. 59
00.00.1918 - 00.01.1919 Stabsoffizier Korps Rumania FOSCANI
00.01.1919 - 00.05.1919 Verbindungsoffizier Grenzschutz Ost / V.Armeekorps
00.05.1919 - 01.10.1919 Ia Erster Generalstabsoffizier Reichswehr-Brigade 5
01.10.1919 - 01.10.1920 Ia Erster Generalstabsoffizier Wehrkreis-Kommando II (Stettin)
01.10.1920 - 00.00.1922 Ia Erster Generalstabsoffizier 2. Division
00.00.1922 - 01.04.1923 Kompanieführer di Infanterie-Regiment 5
01.04.1923 - 01.03.1925 Kommandeur III.Bataillon / Infanterie-Regiment 4
01.03.1925 - 01.11.1927 Chef des Stabes Wehrkreis-Kommando II (2. Division) di Stettin
01.11.1927 - 01.07.1928 Stabsoffizier Infanterie-Regiment 10
01.11.1928 - 01.11.1930 Kommandeur Infanterie-Regiment 10
01.11.1930 - 00.12.1930 Kommandant Truppenübungsplatz Münsingen
01.11.1930 - 31.01.1932 Infanterieführer IV (Magdeburg)
31.01.1932 - 05.02.1933 Pensiun dari Reichsheer sebagai Charakter als Generalleutnant
05.02.1933 - 00.04.1934 Landesführer organisasi Stahlhelm di Berlin-Brandenburg
00.03.1934 - 31.10.1934 Führer SA-Reserve-Brigade 25 (Berlin-Brandenburg)
15.11.1934 - 30.05.1936 Bergabung dengan SS-Verfügungstruppe, dan ditugaskan sebagai Kommandant SS-Junkerschule "Braunschweig"
01.08.1935 - 05.05.1937 Inspekteur SS-Junkerschulen
01.06.1936 - 30.09.1937 Chef Führungsamt di SS-Hauptamt
01.10.1936 - 10.08.1939 Inspekteur SS-Verfügungstruppen (SS-VT)
00.07.1939 - 09.10.1939 SS-VT Verbindungsoffizier di Stab Panzer-Division "Kempf"
09.10.1939 - 00.12.1940 Kommandeur SS-Verfügungstruppe Division (motorisiert)
00.06.1940 - 15.08.1940 Chef Kommandoamt der Waffen-SS di SS-Führungshauptamt
00.12.1940 - 14.10.1941 Kommandeur SS-Division "Reich" (motorisiert)
14.10.1941 - 28.05.1942 Terluka parah dalam pertempuran di bagian rahang atas kanan dan juga mengalami kebutaan di mata sebelah kanan sehingga posisinya sebagai Komandan SS-Division "Reich" (motorisiert) digantikan oleh Wilhelm "Willi" Bittrich. Selama berbulan-bulan Hausser harus menjalani perawatan di rumah sakit dan rumah untuk memulihkan luka-lukanya
28.05.1942 - 14.09.1942 Kommandierender General SS-Generalkommando (pembentukan)
14.09.1942 - 28.06.1944 Kommandierender General II. SS-Panzerkorps
28.06.1944 - 20.08.1944 Oberbefehlshaber 7. Armee
16.08.1944 - 17.08.1944 Oberbefehlshaber Heeresgruppe B
20.08.1944 - 21.01.1945 Terluka parah di bagian kanan kepala saat berusaha keluar dari Kantong Argentan-Falaise sehingga harus menjalani masa pemulihan di rumah sakit dan rumah
23.01.1945 - 03.04.1945 Oberbefehlshaber Heeresgruppe Oberrhein
28.01.1945 - 03.04.1945 Oberbefehlshaber Heeresgruppe G
03.04.1945 - 08.05.1945 Diperbantukan di Generalstab Oberbefehlshaber "Südwest" (Generalfeldmarschall Albert Kesselring)
06.05.1945 - 08.05.1945 Sonderbeauftragter für Sicherheit und Ordnung (Perwakilan Khusus untuk Keamanan dan Ketertiban) Oberbefehlshaber "Südwest"
09.05.1945 - 00.00.1948 Menyerahkan diri pada pasukan Amerika di Zell am See (Austria). Hausser ditawan di 20 kamp interniran yang berbeda, termasuk satu di Nürnberg (saat dia menjadi saksi di hadapan Mahkamah Militer Internasional tahun 1946), Kamp Penjahat Perang di Dachau, bersama dengan "Divisi Bersejarah" di Kamp Oberursel, serta di Lager Neustadt-Allendorf sampai dengan awal tahun 1948. Selanjutnya dia dipindahkan ke sebuah kamp interniran Jerman sampai musim panas tahun itu

Orden und Ehrenzeichen (Medali dan Penghargaan):
00.00.19__ Königlich-preußischen Flugzeugbeobachter-Abzeichen
00.00.1914 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse
00.00.1916 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse
00.00.191_ Bayerischer Militärverdienstorden IV.Klasse mit Schwerten
00.00.191_ Ritterkreuz des Sächsischen Albrechtsordens I.Klasse mit Schwertern
00.00.191_ Ritterkreuz I.Klasse des Württemburgischen Friedrichs-Ordens mit Schwertern
00.00.191_ Anhaltisches Friedrich-Kreuz 1914-1918, am Band für Kämpfer
27.01.1917 Königlich-preußischen Ritterkreuz des Hausorden von Hohenzollern mit Schwertern
00.00.19__ Königlich-preußischen Dienstauszeichnungskreuz
28.07.1917 Baden Militärischer Karl-Friedrich-Verdienstorden
11.07.1918 Österreichisch-ungarisch Militär-Verdienstkreuz III.Klasse mit Kriegsdekoration
11.07.1918 Österreichisch-ungarisch Orden der Eisernen Krone III.Klasse mit der Kriegsdekoration
00.00.193_ Ehrenkreuz für Frontkämpfer 1914/1918
16.12.1935 Julleuchter
00.00.193_ Ehrendegen des Reichsführer-SS
00.00.193_ Ehrendolch der SS
00.00.193_ Totenkopfring der SS
00.00.193_ SS-Zivilabzeichen (Nr. 61.111)
00.00.193_ Winkel für alte Kämpfer mit Stern
07.09.1939 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz II.Klasse
17.06.1940 1939 spange zum 1914 Eisernes Kreuz I.Klasse
08.08.1941 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sebagai SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS dan Kommandeur SS-Division "Reich" (motorisiert) / XXXXVI.Armeekorps / 2.Panzerarmee / Heeresgruppe Mitte
09.05.1942 Verwundetenabzeichen in Silber, untuk luka-luka yang diterima pada tanggal 14 Oktober 1941 yang membuat Hausser kehilangan penglihatan di mata kanannya serta cedera di bagian rahang
30.01.1943 Goldenes Parteiabzeichen der NSDAP
28.07.1943 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub #261, sebagai SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS dan Kommandierender General II.SS-Panzerkorps / 4.Panzerarmee / Heeresgruppe Süd
26.08.1944 Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes mit Eichenlaub und Schwerter #90, sebagai SS-Oberstgruppenführer und Generaloberst der Waffen-SS dan Oberbefehlshaber 7.Armee / Heeresgruppe B

Aufzeichnungen (Catatan):
* Secara umum dianggap sebagai "Bapak" Waffen-SS.
* Berasal dari keluarga militer Prusia.
* Satu-satunya petinggi Waffen-SS yang pernah menjadi jenderal Angkatan Darat sebelumnya.
* Pada saat diberhentikan dari jabatannya sebagai Panglima Heeresgruppe G pada tanggal 3 April 1945, Menteri Propaganda Joseph Goebbels berkomentar tentangnya: "Dia jelas-jelas tidak lulus kualifikasi."
* Dalam sidang Pengadilan Nürnberg, Hausser mengklaim bahwa Waffen-SS hanya punya peranan militer dan tidak terlibat dalam serangkaian kejahatan perang yang dituduhkan oleh Sekutu.
* Dari sejak tahun 1950, Hausser terlibat aktif dalam organisasi HIAG (Hilfsgemeinschaft auf Gegenseitigkeit der Angehörigen der ehemaligen Waffen-SS), yang berisi para mantan anggota Waffen-SS dan disebut-sebut berhaluan Neo-Nazi.
* Seusai Perang Dunia II Hausser mengeluarkan dua buah buku hasil karyanya: 'Waffen-SS im Einsatz' (Waffen-SS Beraksi) terbitan Pless Verlag (Göttingen) tahun 1953, serta 'Soldaten wie andere auch' (Prajurit Seperti yang Lainnya) terbitan Munin Verlag (Osnabrück) tahun 1966.
* Paul Hausser meninggal dunia pada tanggal 21 Desember 1972 dalam usia 92 tahun di Ludwigsburg, Baden-Württemberg (Jerman), dan kemudian dikuburkan di Münchener Waldfriedhof.


Sumber :
www.das-ritterkreuz.de
www.de.metapedia.org
www.de.wikipedia.org
www.en.wikipedia.org
www.historicalwarmilitariaforum.com
www.reocities.com
www.wehrmacht-awards.com

Saturday, March 3, 2018

Foto Akrobat Third Reich

Tiga orang awak tank Jerman ini menunjukkan keahlian mereka dalam hal keseimbangan dengan berdiri di atas laras meriam kaliber 75mm dari Panzerkampfwagen V Panther Ausf. D. Setidaknya dari "penampakan" sejumlah medali di seragam prajurit di sebelah kiri, kita bisa mengetahui bahwa mereka adalah para Panzermänner (anggota pasukan tank Jerman) yang sudah kenyang makan asam-garam pertempuran! Dari kondisi meriam yang dalam keadaan tertutup, bisa diambil kesimpulan bahwa foto ini diambil di garis belakang yang aman dari keberadaan musuh


Sumber :

Foto Artileri Hasil Rampasan

Prajurit-prajurit Jerman mengelilingi sebuah meriam howitzer berat Prancis dari jenis "Saint-Chamond" Model 84 kaliber 240mm. Beberapa dari Howitzer ini - yang dirampas dari tangan pasukan Prancis selama berlangsungnya invasi ke Barat tahun 1940 - kemudian dinamai ulang menjadi K 556(f) sesuai standar Jerman, dan disebarkan di sepanjang Benteng Atlantik untuk menghadapi kemungkinan serangan Sekutu. Foto ini sendiri diambil pada bulan Juni 1940


Sumber :
www.historyoflaugh.blogspot.com

Thursday, March 1, 2018

Foto Pra Perang Dunia II

 Adolf Hitler, usia 35 tahun, berpose di sebelah mobil Marcedes-Benz 11/40 abu-abu (nomor model RIO 4346) sambil memakai jas hujan pada saat pelepasannya dari Penjara Landsberg tanggal 20 Desember 1924, setelah dipenjarakan hanya selama sembilan bulan. Dia telah didakwa atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi setelah memimpin usaha kudeta di Münich setahun sebelumnya, yang dikenal dengan nama Münich Putsch. Dalam periode inilah Hitler membuat bukunya yang terkenal, "Mein Kampf" (Perjuanganku), yang nantinya menjadi "kitab suci" orang-orang Nazi. Hitler sendiri tidak menulis secara langsung buku tersebut melainkan mendiktekannya pada wakilnya Rudolf Hess - yang sama-sama dipenjara disana atas kasus yang sama. Hitler persisnya dipenjara selama 264 hari. Seorang pegawai Penjara Landsberg mengatakan bahwa pada saat itu Hitler menginginkan agar dapat menarik untung dari penjualan bukunya, yang cukup untuk "membayar kewajiban finansialnya (baca: utang) dan untuk menutupi pengeluaran selama dia dipenjara". Delapan tahun kemudian (1933) Sang titisan Jojon naik ke tampuk kekuasaan dan dia menjadi kaya raya dari hasil penjualan bukunya - yang menjadi buku terlaris di zaman Nazi! Foto oleh Heinrich Hoffmann


Seorang prajurit Jepang berjaga-jaga di sebuah bagian dari Tembok Besar Cina yang berhasil diduduki. Foto ini diambil pada tahun 1937 selama berlangsungnya Perang Cina-Jepang Kedua. Kekaisaran Jepang dan Republik Cina sebenarnya telah berada dalam keadaan perang dari bulan September 1931 (setelah terjadinya Insiden Mukden), tapi konflik tersebut meningkat pesat setelah tanggal 7 Juli 1937, ketika terjadi insiden antara militer kedua negara di Jembatan Marco Polo



Sumber :
www.theatlantic.com

Wednesday, February 28, 2018

Foto Hermann Göring sebagai Anggota NSDAP

Pendirian "Harzburger Front" (Front Harzburg) di Bad Harzburg pada tanggal 11 Oktober 1931. Identifikasi berdasarkan nomor urut pembagian beras raskin: 1. SA-Oberführer Gerret Korsemann; 2. Heinrich Himmler; 3. Hauptmann Ernst Röhm; 4. Léon Graf du Moulin-Eckart; 5. Richard Wagenbauer; 6. Franz von Hörauf; 7. Hauptmann Hermann Göring; 8. Theodor Oppermann; 9. Kultusminister Bernhard Rust; dan 10. Christian Mergenthaler. Yang nyempil di belakang Göring (tanpa nomor) adalah Adolf Hühnlein, dan dua orang yang berdiri paling kanan adalah Gauleiter Otto Telschow (kedua dari kanan) serta Wilhelm Friedrich Loeper (kanan)



Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
www.en.wikipedia.org
www.wehrmacht-awards.com

Waffen-SS im Westen

Prajurit Jerman dari SS-Standarte "Der Führer" / SS-Division-Verfügungstruppe (motorisiert) di Prancis tahun 1940. Dia mengenakan cover stahlhelm dan jaket kamuflase dari tipe Platanenmuster. Tak lama setelah kampanye militer Jerman di Prancis, kerah bernomor ditarik dari peredaran untuk alasan keamanan sehingga hanya menyisakan rune SS. Foto ini diambil dari buku "Waffen-SS Im Westen: Ein Bericht In Bildern" karya SS-Kriegsberichter Friedrich Zschäckel yang diterbitkan pada tahun 1941. Caption aslinya berbunyi: "Das Geschicht der Waffen-SS" (Wajah Waffen-SS)


Tim senapan mesin Jerman di Prancis, musim panas tahun 1940. Prajurit di sebelah kiri menggendong tripod 'dreibein' MG 34 - yang difungsikan sebagai senjata anti pesawat udara - lengkap dengan kotak peluru, sementara di tangan kanannya tergenggam pistol P08 Luger. Perhatikan perlengkapan tempur mereka yang terdiri dari ransel kanvas, bungkus masker gas, dan peralatan menggali yang tersembul dari balik ikat pinggangnya, juga lambang elang SS, tanda pangkat pundak hitam serta ärmelstreifen (pita lengan) yang berisikan nama unit. Dari ärmelstreifen yang dikenakan oleh prajurit di sebelah kanan, kita bisa mengetahui bahwa mereka berasal dari SS-Standarte "Germania" / SS-Verfügungstruppe-Division. Mereka semua mengenakan seragam dan celana lapangan versi awal berbahan wol, tanpa tambahan jaket serta penutup helm kamuflase. Foto ini diambil dari buku "Waffen-SS Im Westen: Ein Bericht In Bildern" karya SS-Kriegsberichter Friedrich Zschäckel yang diterbitkan pada tahun 1941. Caption aslinya berbunyi: "Befehl ausgeführt - Sammeln!" (Perintah dilaksanakan - Berkumpul!)


Sumber :
Buku "Waffen-SS Im Westen: Ein Bericht In Bildern" karya Friedrich Zschäckel 
www.forum.axishistory.com

Tuesday, February 27, 2018

Foto Belgia di Masa Pendudukan Jerman (1940-1945)

Seorang prajurit Jerman di Westende, Belgia, sedang sibuk mencuci sebuah Opel 1937 Super 6 cabriolet, jenis mobil sipil yang seringkali digunakan oleh Wehrmacht. Simbol taktis Pionier-Kompanie motorisiert (Kompi Zeni Bermotor) terdapat di fender kanan, bersama dengan huruf "K" berukuran kecil serta di atas "WH" yang merupakan singkatan dari "Wehrmacht Heer". Fender di sebelah kiri memajang simbol yang tidak diketahui. Mobil ini belum lama digunakan oleh Wehrmacht, yang terlihat dari masih dipakainya plat nomor sipil: IZ-226285, dimana IZ merujuk pada Rhine Provinz. Biasanya sesudah secara resmi menjadi bagian dari Wehrmacht, plat nomornya pun akan dirubah. Plat nomor yang digunakan oleh militer dan pemerintahan Jerman dalam Perang Dunia II adalah: WH = Wehrmacht Heer (Angkatan Darat), WM = Wehrmacht Marine (Angkatan Laut), WL = Wehrmacht Luftwaffe (Angkatan Udara), rune SS = Schutzstaffel, OT = Organization Todt, Pol = Polizei (Kepolisian), DR = Deutsche Reichsbahn (Jawatan Kereta Api), dan RP = Reichspost (Jawatan Pos)


Sumber :